Pengertian Ekonomi Islam

Ekonomi Islam Menurut Muhammad Syafii Antoni

Posted by

Banyak Diantara Kita suka salah paham kalau disebut ekonomi Islam dalam otaknya pasti Bank Islam kalau disebutkan ekonomi Islam dalam otaknya hanya asuransi Islam itu salah kuadrat salah dan salah.

Kenapa demikian kalau kita melihat dalam kehidupan ini ada dua sektor besar:
1. Sektor Riil
seperti manufaktur kemudian perdagangan kemudian ekspor impor dari mulai sandang papan pangan ini adalah sektor riil Kemudian

2. sektor finance / sektor keuangan
yang membiayai sektor riil ini sektor keuangan tidak akan bisa jalan jiKalau tidak ada sektor riil nya karena ada beberapa puluh Bank tapi nggak ada pasarnya.

Ada beberapa puluh Bank tapi tidak ada pengusahanya tidak mungkin Jalan Demikian juga sebaliknya jika kita memiliki banyak pengusaha memiliki banyak pasar tapi tidak ada pembiayaannya dia akan lamban atau akan mandek maka 2 ini harus ada Dan harus saling membantu.

Nah ketika disebut Islamic economics atau disebut Islamic economy kita harus dalam benak kita ini ada dua sektor ada sektor riil ada sektor moneter atau sektor keuangan dengan demikian sangat mudah sekali.

Jikalau disebut ekonomi Islam dia akan masuk ke dalam semua kegiatan produksi kegiatan distribusi kegiatan marketing kegiatan konsumsi termasuk kegiatan pembiayaannya

Jadi orang yang membuka kuliner itu bagian dari ekonomi, Islam orang yang jahit-menjahit garmen itu bagian dari ekonomi Islam, orang yang masuk ke dalam sektor batubara itu bagian dari ekonomi Islam.

Orang yang membuka fashion membuka production house itu bagian dari ekonomi Islam, orang yang masuk ke gadai masuk ke asuransi masuk pasar modal masuk ke microfinance itu juga bagian dari ekonomi

Jadi yang harus kita Syariah kan itu bukan hanya perbankan bukan hanya keuangan tapi juga sektor riil demikian juga halnya pelaksanaan tender demikian juga halnya kalau kita mampu untuk memberikan nilai-nilai yang mulia kepada proses Bagaimana APBN itu turun.

Karena Subhanallah seperti Ibnu Khaldun Addaullah “negara itu adalah ibunya pasar” jadi bangsa ini tidak akan baik jikalau orangnya Sholeh Sholeh secara individu tetapi birokrasinya amburadul.

Bangsa ini tidak akan baik jikalau pribadi-pribadi yang ada di masjid tetapi pengelolaan APBN nya pengelolaan tendernya jauh dari nilai-nilai yang diatur oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Mari kita fahami mari kita lihat ekonomi Islam sebagai sesuatu rahmatan lil alamin nilai-nilainya mulia dan dia bermanfaat untuk kita semua.